hiks

Sedkit curhat

 

 

satu kata…saya sedang kecewa saat ini…kecewa dengan institusi yang selalu mengajarkan kepada saya bahwa setiap manusia itu unik, dan harus dpahami. Ah menurut saya itu hanya teori…ntah kenapa kecewa saya semakin besar semenjak kejadian kemarin. Saya merasa sedih karena kemampuan saya diragukan karena saya sakit. 2 kali wawancara mereka tetap membahas kondisi fisik saya yang sakit, dan mempertanyakan apakah fisik saya mampu. Wawancara pertama saya beruhasaha posif thinking bahwa blum jodoh saya, dan wawancara kemarin membuat saya semakin sedih. Pulang wawacara saya terus memikirkan apa yang dikatakan dosen saya dan membuat saya nangis.

Dan semenjak wawancara itu saya jadi memikirkan, apa iya orang sakit kayak saya ini gak boleh sekolah?