Aku terbangun tepat saat waktu menunjukkan pukul 00.00. Rasa sakit menyerang seluruh tubuhku, terlebih lagi pada bagian vitalku.Keadaanku sangat kacau, semua terlihat berantakan, sisa-sisa air mata masih terlihat dikedua pelupuk mataku. Disampingku seorang pria yang ku kenal sedang tertidur pulas seperti tidak terjadi apa-apa.Sepertinya dia telah lupa dengan kejadian semalam.
Peristiwa yang seharusnya terjadi dengan indah, tapi dia rubah seperti sebuah perkosaan. Iya..aku diperkosa oleh suamiku sendiri. Seseorang yang telah aku kenal selama tiga tahun lamanya tiba-tiba saja berubah menjadi sosok yang tidak aku kenal.
Belakangan ini dia menjadi kacau, pemarah dan bahkan sesuatu yang harusnya indah dia buat bak neraka. Entah apa yang terjadi pada sosok cintaku ini, belakangan dia jadi pendiam, tidak banyak bicara bahkan lebih senang menyendiri Aku berusaha mencari tahy, tapi apa yang aku dapatkan hanya racauan yang tidak jelas.

********

Aku beranjak dari tempat tidurku, bangun dengan keadaan kacau. Hari ini dia kembali lagi memperkosaku dan menyakitiku. Rasa sakit di tubuh kembali menyerang, kali ini aku tidak dapat menahannya lagi. Aku buka laci hitamku untuk mencari obat penghilang rasa sakitku.
Deg!! Aku menemukan sebuah amplop coklat bertulisakan nama sebuah rumah sakit yang aku kenal. Jantungku berdetak kencang saat aku melihat nama suamiku tertulis diatasnya. Aku membukanya dengan gemetaran dan ternyata…

Nama: Riyadi
Diagnosis: Depresi berat menuju gejala neurotis