Entah apa yang aku lakukan benar apa nggak? Tapi rasanya nggak rela aja. Harusnya aku marah atas sikap dia bukan membenarkan semuanya dan membuatnya lepas. Tapi ntahlah naluri wanitaku berkata lain. Ahh apa iya aku yg bodoh? Terjebak buat nggak enak