Mungkin aku yang terlalu mengharapkan bahwa kelak kau akan menjadi milikku. Tapi, sekarang aku tidak pernah yakin bahwa itu benar-benar terjadi. Bagiku semua itu hanyalah khayalan-khayalan yang aku bikin agar aku tampak bahagia. Kau selalu membuatku terlihat alpa didekatmu. Ok! Kamu memang pandai membuatku selalu menginginkanmu. Ah andai saja kamu tahu berapa besar rasa ini, tapi sudah lah mungkin kau juga tidak akan pernah perduli untuk tahu apa yang aku rasakan. Buatmu aku hanya pelabuhan yang dapat kamu kunjungi kapan saja, tidak pernah ada beban. Tahukah kamu kalau itu sangat menyakitkan?

Iklan