Dear Langit,

Lang, maaf kalau beberapa hari ini aku tidak lagi menulis surat untukmu. Lang..bukan berarti aku melupakanmu, hanya saja beberapa hari aku merasakan lelah yang teramat sangat. Aku sedang berada dalam titik jenuh dengan perasaanku padamu.

Tahukah kamu Lang..cinta sendiri itu melelahkan. Aku harus pura-pura untuk tidak perduli dengan perasaanku saat kemarin kau memelukku. Ah Lang…haruskah aku seperti bulan dan matahari yang tidak akan permah bertemu…

Saat rasa ini mendesak masuk, kemanakah rasa rindu ini aku sampaikan?