Dear Langit,

Kali ini aku tulis surat ini dari sebuah tempat yang jauh. Tidak perlu kau tahu dimana aku sekarang. Aku sedang butuh waktu menelaah kembali tentang semua perasaanku untukmu.

Jauh darimu adalah sebuah penyiksaan. Rasa cemas selalu menghantuiku, aku takut ketika aku kembali kau tidak lagi mau bertemu denganku. Apakah ini yang namanya obsesi Lang?  Apakah aku mencintaimu atau hanya sebuah obsesiku?

Aku ingin selalu bersamamu, seperti janji yang dulu kau pernah bisikkan padaku ketika kita masih kanak-kanak.