Ada perih menelusup di dada
Saat rasa rindu tak dapat terucap
Beku–bibir pun enggan berkata

Air mata tercekat di tenggorakan
Saat tangis tak dapat menggelamkan rasa perih ini
Semua terasa menyesakkan

Hanya berteman gelap
Membiarkan diri larut dalam lara
Tenggelam dalam luka yang semakin dalam

Beginikah rasanya menjadi bayang?