Perlahan satu persatu sahabat kecil, saudara sepermainan beranjak pergi menikmati kehidupan kecilnya yang baru. Beberapa dari mereka tidak lagi memasang foto dengan pose-pose narsis mereka sendirian. Kini mereka sedang asyik menampilkan kemesraan bersama pasangan atau keluarga kecil mereka. Mereka telah mengalami perubahan, berubah menjadi unit yang lebih besar.
Aku, masih saja tertahan pada lembaran dimana aku masih terdiam sendiri di sana. Tak ada lembar foto kenangan bersama pasangan bahkan dengan malaikat-malaikat kecilku. Di layar kehidupanku, hanya masih ada rekaman tentang hidupku sendiri.
Kalau ditanya “apakah aku iri?” Jawabku “iya.”
Suatu hari nanti, aku juga akan menerbangkan kedua sayapku yang sekarang masih tertidur. Suatu hari, buku catatan kehidupanku pun akan aku tulis dengan tinta warna-warni dan rekaman kemesraan dengan keluarga kecilku.
Untuk saat ini, aku akan bersabar dan tetap menunggu hingga waktu itu datang

Iklan