Dear Kamu,

Masihkah kamu teringat tentang semua kenangan yang terjadi di antara kita? Bagaimana kisah manis itu bisa terjalin hingga saat ini.  Ingatkah kamu?

Tahukah kamu, sampai sekarang aku ingat bagaimana momen-momen kau mendekatiku, mencari tahu tentangku. Waktu itu terasa manis. Dan tidak terasa itu telah berlangsung selama 3 tahun.

3 tahun, rasanya baru kemarin aku mengenalmu. Kamu..iya kamu. Kamulah orang yang membuat hatiku bergetar selama 3 tahun belakangan ini. Dan malam ini, tiba-tiba saja aku merindukan saat itu, saat dimana rasa diantara kita baru terjalin. Ingin rasanya aku kembali ke masa itu, tapi apa daya waktu sudah tidak dapat terulang.

Tahun ini semuanya kian memburuk, kau pun semakin acuh padaku–dingin. Rasa itu sekarang hambar–tidak lagi meletup-letup seperti dulu. Aku rindu kamu–rindu kamu yang selalu mengucapkan kata cinta menjelang tidurku–bukan kamu yang dingin dan pemarah.

Andaikan kamu tahu, berapa banyak air mata yang telah aku keluarkan hanya karena memikirkan tentang semua yang terjadi di antara kita.

Maaf, jika aku tidak bisa menjadi yang sempurna untukmu

Aku ingin menjadi koma, bukan titik yang dapat mengakhiri semuanya

Salam Hangat,

aku