Masih terdengar gelak tawamu di seluruh kamar ini. Sekilas siluetmu yang sedang duduk di tepi ranjang sambil berceloteh tentang mimpi-mimpu berputar di kedua pelupuk matamu.
Aku masih merasakan kehadiranmu. Merasakan sentuhan lembutmu di tubuhku.

Aku merindumu. Merindukan bau shampo di sela-sela rambut basahmu.

Dan sampai sekarang aku belum rela untuk melupakanmu