Ini tentang sebuah janji

Janji, yang kau bisikkan dengan lirih  di telingaku ketika kita menghabiskan waktu berdua

Malam itu kita larut dalam labuhan cinta

Bermain kata-kata dan kemudian kau rengkuh aku dalam pelukmu

Kita bercumbu, meraih kenikmatan yang tak pernah tuntas

Aku biarkan tubuh mungilku rebah di dada bidangmu

Bercampur peluh: aku dan kamu

 Kita biarkan tubuh saling melepas rindu, menuntaskan semua hasrat tak terlupakan

Di akhir perjalanan kita, kau bisikkan sebuah janji

“Kita akan selalu bersama sampai mati.”

Sampai akhirnya kita terkapar karena lelah

tersisa degub-degup dan aroma tubuhmu

Ini tentang sebuah janji

Janji, yang dulu kau bisikkan di telingaku

…dan kini semua mengabu

Lusuh, digerus roda waktu

Usang

Pada akhirnya, janji adalah kata-kata manis tanpa makna