280ef7b439d8e463ee0f7099b1111548

 

 

 

Ribuan aksara tergeletak tanpa nyawa, ketika pena tak lagi menuliskan kisah

cinta kita.

Luka di dadaku masih saja terlalu basah untuk kau lukai

Tuan, kenapa dengan mudahnya kau hunuskan sebilah belati tepat di luka lama?

Aku terkapar karena cinta menoreh dadaku.

Tak akan ada lagi barisan larik-larik berisi tentang kamu

Tak akan ada lagi ribuan aksara yang kupintal untuk memujamu

Cukup Tuan. Cukup sekali saja pisau itu kau hunuskan tepat di dadaku

Sebab cinta tak selamanya bersemayam di sana

Kini ribuan aksaraku tergeletak di antara kertas-kertas usang, karena dirimu telah lama mati di benakku.