Suatu masa, sepasang kaki kita pernah berjalan beriringan

Bersama, menggapai mimpi

Suatu masa, jari-jemari kita pernah bertautan

Memintal janji untuk tidak saling melepaskan

Suatu masa, bibir-bibir kita pernah saling berpagutan

Menukar ribuan aksara, dan kecupan hangat

Hingga, akhirnya terpelanting pada suatu masa

Sepasang kaki yang tak lagi berjalan beriringan

Genggaman tangan yang mulai melonggar

Bibir-bibir yang membungkam

Dan, dua punggung yang saling mengadu

Pada suatu masa, kisah kita hanyalah kenangan