Sepertinya bulan-bulan ini pembicaraan tentang Seleksi Pegawai Negeri Sipil sedang ramai diperbincangkan.  Bahkan beberapa kali saya mendapat broadcast, email yang berisi tentang formasi yang dibutuhkan oleh departemen-departemen. Rasanya semua orang ingin menjadi PNS dengan pandangan bahwa Gajinya besar dan dapat pensiun.

Orang tua saya adalah PNS minded. Mereka ingin ketiga anaknya menjadi PNS karena katanya itu akan menjamin hari tuanya kelak. Sayangnya, saya sedikit membangkang. Saya bukan orang yang terlalu ‘ingin menjadi PNS’. Bagi saya setiap pekerjaan itu sama saja asalkan kita kerjakan dengan sungguh-sungguh dan tentu halal. Tidak perlu bergelimang banyak harta kalau pada akhirnya harta tersebut habis untuk membayar jaminan di penjara, atau berakhir di tempat-tempat yang tidak tepat. Tidak bermaksud bersifat subjektif, ini semata opini saya saja.

Terus terang saya lebih suka pekerjaan yang membuat saya tersenyum lebar saat mengerjakannya. Bukankah salah satu faktor yang mempengaruhi lama-tidaknya suatu pekerjaan itu adalah kenyamanan. Saya bukan orang suka ditekan. Saya orang simple aja deh. Itulah sebabnya kenapa saya suka dengan dunia tulis menulis. Ingin rasanya saya menjadi penulis full time. Mencurahkan waktunya hanya untuk menulis, namun kembali lagi di negara kita pekerjaan sekeren penulis masih dipandang sebelah mata. Apalagi ortu saya lebih menginginkan anaknya berkarir di luar rumah ketimbang menyembunyikan dirinya di dalam kamar dengan laptop.

Buat saya pekerjaan haruslah sesuai passion, bukan hanya keinginan atau nilai prestise semata. Karena pada akhirnya jika kita berorientasi pada uang, jadilah uang itu dewa pada kita. Passion saya menulis dan dunia anak-anak. Saya menikmati pekerjaan saya sebagai guru TK yang gajinya pas-pasan, tapi membuat hati saya hangat saat menjalankannya.

Well, semua itu kembali pada kita sendiri. Kebahagiaan atau kesenangan yang kita pilih. 🙂